Kebakaran Terra Drone, KemenPPPA Sesalkan Jatuhnya Korban Ibu Hamil

Kebakaran Terra Drone, KemenPPPA Sesalkan Jatuhnya Korban Ibu Hamil

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyesalkan jatuhnya korban ibu hamil dalam insiden kebakaran Kantor Terra Drone, Jakarta Pusat. Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya perlindungan keselamatan pekerja perempuan, terutama ibu hamil.

Arifah menegaskan bahwa seluruh tempat kerja wajib memiliki jalur evakuasi yang aman, prosedur darurat yang jelas. Serta kepatuhan penuh terhadap standar perlindungan bagi pekerja perempuan.

“Setiap tempat kerja wajib memastikan jalur evakuasi yang aman, prosedur darurat yang jelas, dan kepatuhan terhadap perlindungan pekerja perempuan. Terutama, pekerja hamil,” kata Arifah di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Ia pun menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. “Kehilangan seorang pekerja perempuan yang tengah hamil merupakan peringatan keras bahwa perlindungan bagi kelompok rentan harus menjadi prioritas tanpa kompromi,” ujarnya.

Arifah menekankan, tragedi ini menjadi pengingat bahwa perempuan hamil merupakan kelompok rentan yang harus diprioritaskan dalam proses penyelamatan. Hal itu sejalan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Selain itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) juga mengklasifikasikan lima kategori korban prioritas evakuasi. Yaitu, anak-anak, lansia, ibu hamil/menyusui, penyandang disabilitas, dan korban luka berat.

“Dalam konteks ibu hamil, penyelamatan harus mengutamakan ketersediaan oksigen, akses evakuasi yang mudah, jalur penyelamatan yang aman. Serta prosedur darurat yang siap dijalankan,” ujar Arifah.

“Tragedi ini menunjukkan pentingnya memastikan seluruh tempat kerja memiliki sistem mitigasi bencana yang memperhatikan kelompok rentan,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 22 orang meninggal dunia akibat kebakaran kantoe Terra Drone. Mereka terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan, termasuk seorang pekerja perempuan yang sedang hamil.

Sumber RRI