Sumatera Selatan – Jasa Raharja merekonsiliasi data kendaraan bermotor milik PT Indomarco Prismatama yang tercatat menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin, 21 September 2026, sebagai upaya bersama meningkatkan akurasi data, kepatuhan pajak, dan tertib administrasi kendaraan di wilayah tersebut.
Kunjungan kerja dilakukan oleh tim Jasa Raharja selaku Tim Pembina Samsat bersama perwakilan PT Indomarco Prismatama untuk memverifikasi ulang status armada yang masih terdaftar atas nama perusahaan. Proses pemutakhiran meliputi pemeriksaan dokumen kendaraan, pencocokan data dengan basis Samsat, serta identifikasi kendaraan yang masih menjadi aset aktif atau yang telah dipindahtangankan.
Kepala Bagian Administrasi Jasa Raharja, Sugeng Prastowo Dwi Putranto, bersama Penanggung Jawab Samsat Palembang IV, Bambang Irwansyah, menekankan pentingnya tindak lanjut cepat atas temuan kendaraan yang menunggak. “Kami berharap PT Indomarco Prismatama dapat segera menindaklanjuti data kendaraan yang teridentifikasi menunggak, sehingga dapat dipastikan apakah kendaraan tersebut masih menjadi aset perusahaan atau sudah dipindah milik, dan bila diperlukan data dapat diblokir,” kata Sugeng Prastowo Dwi Putranto.
Ventha, perwakilan PT Indomarco Prismatama juga menyampaikan apresiasi dan responnya terhadap data yang diberikan, “Perusahaan kami selalu berupaya menjaga tertib pembayaran PKB. Jika terdapat kendaraan yang memang menunggak, kami akan menelusuri statusnya secara menyeluruh dan melakukan pembayaran PKB di kantor SAMSAT.”
Ditempat terpisah, Kepala Jasa Raharja Kanwil Sumatera Selatan, Mulkan menyampaikan harapannya “Kunjungan kerja ini memperkuat sinergi dengan mitra perusahaan, mendukung program Gerakan Mitra Taat Pajak Kendaraan Bermotor, dan membantu perusahaan memahami peran serta tugas Jasa Raharja dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan administrasi kendaraan.”
Diharapkan kegiatan rekonsiliasi dan pemutakhiran data ini dapat menjadi contoh kerjasama berkelanjutan antara lembaga pemerintah dan sektor swasta, sehingga tingkat kepatuhan PKB di Sumatera Selatan terus meningkat dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh pemilik kendaraan.
