Presiden Anugerahkan Satyalancana Wira Karya Kepada Pupuk Indonesia

Presiden Anugerahkan Satyalancana Wira Karya Kepada Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan langsung di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).

Anugerah ini diberikan atas peran perseroan mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk berkualitas yang terjangkau. Penyerahan dilakukan bertepatan dengan momen Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang dihadiri banyak pihak.

“Pada saat saya dilantik menjadi Presiden, memang saya beri target empat tahun untuk swasembada beras, swasembada pangan. Terima kasih kepada seluruh komunitas pertanian di Indonesia, saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak, saudara hasilkan, satu tahun kita sudah swasembada. Satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri,” ucap Presiden Prabowo.

“Kita sudah turunkan harga pupuk, kalau bisa kita turunkan lagi harga pupuk. Prestasi yang ingin saya capai saat menjadi Presiden harga-harga turun, harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun, harga untuk rakyat-rakyat kita turun, terjangkau,” kata Presiden Prabowo.

Kita buktikan setiap tahun akan swasembada. Tidak hanya swasembada beras, tapi juga jagung, singkong, kita semuanya swasembada nanti.”

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut pupuk adalah faktor krusial pencapaian swasembada pangan. Ia turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja perusahaan pupuk negara ini dalam membantu penyaluran ke daerah.

“Harga pupuk turun 20 persen, dan bangun pabrik tujuh tanpa membebani Pemerintah. Insya Allah lima kita resmikan sebelum 2029,” kata Mentan Amran.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menerima penghargaan tersebut mewakili seluruh kerja keras insan perusahaan negara. Penghargaan ini mempertegas posisi perusahaan sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk murah.

“Ini penghargaan tertinggi yang diberikan Presiden atas kinerja kita semua, atas kerja sama, atas teamwork, atas kerja keras seluruh insan Pupuk Indonesia, Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh Insan Pupuk Indonesia yang telah bekerjasama, bahu membahu, kerja keras mewujudkan swasembada pangan,” katanya.

Rahmad menekankan swasembada pangan dapat tercapai dengan baik berkat kolaborasi kuat seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah juga telah menyederhanakan ratusan aturan distribusi pupuk menjadi satu regulasi demi efisiensi harga bagi petani.

“Kita menggunakan digitalisasi iPubers, saya sudah keliling seluruh tempat di Indonesia, di ujung-ujung, di pelosok-pelosok semuanya sudah bisa menebus pupuk cukup membawa KTP ke kios yang ditunjuk untuk menyalurkan. Jadi itu yang sudah kita lakukan, mudah-mudahan apa yang telah dikontribusikan Pupuk Indonesia bisa bermakna bagi bangsa dan rakyat Indonesia,” ucapnya.

Pupuk menjadi agro input vital lantaran berkontribusi hingga 63 persen terhadap angka produktivitas sektor pertanian. Transformasi tata kelola yang dilakukan Pemerintah kini memudahkan petani terdaftar menebus pupuk bersubsidi menggunakan kartu penduduk.