PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali mengumumkan kelanjutan pekerjaan pemeliharaan rutin pada ruas Tol Jakarta-Cikampek. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan. Pemeliharaan ini bertujuan utama untuk memastikan kenyamanan serta keselamatan seluruh pengguna jalan.
Pekerjaan pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek ini dijadwalkan berlangsung mulai malam ini, Jumat (21/11), hingga akhir pekan depan. Beberapa titik strategis di sepanjang ruas tol akan menjadi fokus utama perbaikan. Ini dilakukan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, lancar, dan optimal bagi masyarakat.
Amri Sanusi, Senior Manager Representative Office 1 PT JTT, menegaskan bahwa pemeliharaan ini merupakan upaya konkret. “Pekerjaan ini sekaligus untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, lancar dan optimal bagi masyarakat,” ujarnya di Bekasi, Jumat.
Fokus Lokasi dan Jadwal Pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek
Pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek dilaksanakan di beberapa titik penting yang telah dievaluasi secara cermat. Salah satu lokasi pekerjaan berada di area lajur 2 On Ramp Simpang Susun Cikunir arah Jakarta/Cikampek. Aktivitas ini berlangsung mulai pukul 23.00 WIB pada Jumat (21/11) hingga Senin (24/11) pukul 08.00 WIB.
Titik kedua yang menjadi prioritas adalah Jembatan Sungai Citarum Km 01+517 Karawang Timur, baik arah Jakarta maupun Cikampek pada lajur On Ramp. Pekerjaan di lokasi ini dimulai sejak pukul 20.00 WIB pada Jumat (21/11) dan direncanakan selesai pada Kamis (27/11) pukul 07.00 WIB. Evaluasi rutin menjadi dasar penentuan lokasi ini.
Selain itu, pekerjaan pemeliharaan juga menyasar Km 28+169 sampai Km 28+064 pada lajur 1 dan 2 arah Jakarta. Jadwal pengerjaan di titik ini adalah mulai Sabtu (22/11) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (28/11) pukul 12.00 WIB. Pemeliharaan ini esensial untuk menjaga kondisi jalan.
Dua lokasi lain yang turut mendapatkan perhatian adalah Km 61+905 sampai Km 61+500 pada lajur 1 dan bahu luar arah Jakarta. Pekerjaan ini akan berlangsung mulai Senin (24/11) hingga Sabtu (29/11). Bersamaan dengan itu, Km 26+088 sampai Km 25+954 lajur 1 arah Jakarta juga akan dilakukan pemeliharaan pada waktu yang sama.
Langkah Antisipatif dan Imbauan untuk Kelancaran Lalu Lintas
PT JTT telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif guna menjaga kelancaran lalu lintas selama periode pemeliharaan berlangsung. Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, menjelaskan bahwa operasional tol tetap normal di kedua arah. Penempatan petugas siaga menjadi salah satu upaya mitigasi.
Untuk meminimalkan dampak terhadap arus kendaraan, area kerja akan dipersempit. Selain itu, skema contraflow juga disiapkan dan akan diterapkan bila diperlukan. Koordinasi erat dengan kepolisian patroli jalan raya juga terus dilakukan agar arus kendaraan tetap lancar dan aman.
Pihak Jasamarga juga aktif menyampaikan pemberitahuan kepada pengguna jalan melalui berbagai media. Spanduk imbauan telah dipasang di lokasi pekerjaan, dan informasi juga ditampilkan melalui Dynamic Message Sign (DMS) pada kedua arah Tol Jakarta-Cikampek. Ini merupakan komitmen untuk memastikan informasi pekerjaan diterima dengan baik.
PT JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek. Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan selalu patuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Pengguna jalan dapat mengakses informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan pekerjaan pemeliharaan melalui berbagai kanal. Layanan bantuan seputar jalan tol grup Jasamarga tersedia melalui one call center 24 jam di nomor 14080. Aplikasi Travoy 4.5, yang tersedia di iOS dan Android, juga dapat dimanfaatkan untuk informasi serupa.
Komitmen PT JTT dalam menjaga kualitas jalan tol adalah melayani pengguna jalan dengan sepenuh hati. Mereka ingin memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Dengan demikian, manfaat infrastruktur jalan tol dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews
