Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 219 personel yang terdiri dari tim medis, Samapta, K9, dan Brimob untuk memperkuat proses evakuasi korban bencana banjir bandang di Sumatera Utara (Sumut). Pengiriman personel dilakukan melalui Terminal Bandara Internasional Soekarno–Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Senin sore menggunakan pesawat komersial.
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa penambahan personel ini menjadi salah satu langkah prioritas Polri dalam mendukung percepatan penanganan korban pada fase pascabencana.
“Polri melalui Polda Sumatera Utara nantinya akan menerima personel-personel yang memiliki kompetensi dari Brimob, Sabhara, hingga DVI. Seluruh unsur yang dibutuhkan untuk mitigasi bencana alam kami kerahkan,” ujarnya di Tangerang.
Dikerahkan ke Tiga Polda Terdampak
Dari total 219 personel yang dikirim, masing-masing akan diperbantukan untuk tiga polda terdampak bencana. Selain itu, unit anjing pelacak K9 juga diterjunkan secara khusus untuk memperkuat proses pencarian korban yang masih hilang.
“Harapannya seluruh personel ini memberikan manfaat maksimal dalam upaya pascabencana, terutama dalam pencarian korban agar masyarakat dapat segera mendapat kepastian,” tambah Trunoyudo.
Dukungan Tim Medis, Identifikasi Korban, dan Trauma Healing
Personel Polri dari Pusdokkes juga diturunkan untuk menangani kebutuhan kesehatan korban, melakukan identifikasi ante-mortem dan post-mortem, hingga memberikan layanan trauma healing bagi warga terdampak.
“Dengan kompetensi yang dimiliki, mulai dari layanan kesehatan, pencarian korban, hingga trauma healing, kami berharap proses mitigasi bencana dapat berjalan lebih cepat, khususnya di Polda Sumut, serta menyusul Polda Sumbar dan Polda Aceh,” jelasnya.
Polri Kirim 3,8 Ton Bantuan Logistik
Selain personel, Polri turut mengirimkan 3,8 ton bantuan logistik berisi makanan siap saji, kebutuhan pokok untuk kelompok rentan (ibu, anak, dan lansia), dukungan kelistrikan berupa genset, hingga perangkat portable WiFi untuk memperkuat akses komunikasi di lokasi bencana.
“Bantuan ini diharapkan membantu stabilitas sosial dan operasional penanganan di lokasi terdampak,” ujar Trunoyudo.
Dengan tambahan personel dan logistik ini, Polri menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses evakuasi, penanganan korban, dan pemulihan kondisi pascabencana di Sumatera Utara.
Sumber AntaraNews.com
