PM Inggris Puji Kemitraan Maritim Indonesia–Inggris, Dorong Terciptanya Ribuan Lapangan Kerja

PM Inggris Puji Kemitraan Maritim Indonesia–Inggris, Dorong Terciptanya Ribuan Lapangan Kerja

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kemitraan maritim antara Inggris dan Indonesia. Menurutnya, kerja sama strategis tersebut berperan penting dalam menciptakan ribuan lapangan kerja di Inggris.

Hal itu disampaikan PM Starmer saat menerima kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kantor resminya, 10 Downing Street, London, pada Selasa (20/1) siang waktu setempat.

Kunjungan Presiden Prabowo ke London bertujuan membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor. Salah satu fokus utama pertemuan tersebut adalah kelanjutan serta dampak positif kesepakatan maritim yang telah dijalin sebelumnya. Kedua pemimpin sepakat untuk terus memperdalam hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

PM Starmer secara khusus menyoroti kesepakatan maritim yang ditandatangani secara virtual pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Ia menilai kesepakatan tersebut sangat penting bagi Inggris karena telah membuka ribuan lapangan pekerjaan. Apresiasi ini mencerminkan keberhasilan awal implementasi kerja sama yang dirancang bersama.

Dampak Positif Kemitraan Maritim bagi Inggris

Kemitraan maritim yang dimaksud merupakan Maritime Partnership Programme (MPP), sebuah inisiatif strategis untuk mengembangkan kemampuan maritim Indonesia. Program ini tidak hanya mencakup peningkatan kapasitas angkatan laut, tetapi juga pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional Indonesia.

Program senilai 4 miliar pound sterling tersebut dipimpin oleh perusahaan pertahanan Inggris, Babcock. Keterlibatan Babcock diyakini memberikan dorongan besar bagi industri pertahanan dan maritim Inggris. Proyek ini diperkirakan menciptakan ribuan lapangan kerja baru, mulai dari insinyur, teknisi, hingga pekerja galangan kapal.

Investasi besar tersebut mencerminkan kepercayaan Inggris terhadap potensi kolaborasi jangka panjang dengan Indonesia. PM Starmer menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kemitraan global dapat berkontribusi langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi domestik.

Manfaat Kemitraan Maritim bagi Indonesia

Bagi Indonesia, kemitraan maritim dengan Inggris juga membawa manfaat strategis. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang investasi baru di sektor galangan kapal nasional, sekaligus mendorong modernisasi fasilitas dan teknologi agar lebih kompetitif di pasar global.

Selain itu, program ini dirancang untuk mendukung revitalisasi komunitas nelayan. Dengan armada perikanan yang lebih modern dan efisien, nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan. Dampak lanjutannya adalah penguatan ketahanan pangan nasional.

Kemitraan ini juga memiliki dimensi pertahanan dan keamanan. Peningkatan kapasitas angkatan laut dinilai penting untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia serta menghadapi berbagai ancaman maritim.

Respons Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyambut baik apresiasi yang disampaikan PM Starmer. Ia menilai kemitraan maritim Indonesia–Inggris sebagai elemen strategis dalam pengembangan ekonomi maritim nasional.

“Kami sangat puas dengan pelaksanaan kemitraan maritim ini. Saya rasa ini akan menjadi bagian penting bagi perkembangan ekonomi maritim kami,” ujar Presiden Prabowo.

Kemitraan ini menjadi contoh kolaborasi yang saling menguntungkan antara negara mitra. Melalui fokus pada sektor maritim, Indonesia dan Inggris tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber: Antara News